Pengaruh Parenting dan Pemilihan Pasangan Hidup

Memilih pasangan hidup tentu berbeda dengan memilih model potongan rambut. Saat kamu salah memilih model potong rambut, penyesalan akan berlangsung selama beberapa hari saja. Tapi bayangkan bagaimana jika kamu salah memilih pasangan hidup, maka bisa jadi penyesalannya akan bertahan sampai seumur hidup. Pasangan hidup yang kamu pilih juga ternyata sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup kamu setelah menikah kelak. Apabila kamu tepat dalam memilih pasangan hidup, maka bisa dipastikan kehidupan setelah menikah menjadi lebih bermakna, penuh kebahagiaan dan juga halhal positif lain. Begitu juga sebaliknya, ketika kamu sampai salah memilih pasangan hidup, maka kamu akan menyesal karena berbagai permasalahan, percecokan dan sakit hati akan menjadi teman sehari-hari, naudzubillah ya!
Memilih pasangan hidup tidak semudah memilih cincin kawin, jadi kamu juga harus selektif dalam memilih pasangan hidup, jangan sampai kamu salah pilih, karena resikonya sangat berat. Tahukah kamu bahwa ternyata terdapat korelasi antara pengaruh parenting dan pemilihan pasangan hidup. Karena itulah mewujudkan parenting yang ideal dan berkualitas juga sangat penting, karena dampaknya memang sangat besar. Memilih pasangan hidup sendiri juga merupakan hal yang gampang-gampang susah. Proses ini umumnya dimulai melalui perkenalan dimana pasangan mencari kecocokan satu sama lain. Pasangan biasanya mengembangkan interaksi, berbagi minat dan kegiatan bersama serta mengembangkan kedekatan secara fisik dan emosional. Tapi sebenarnya ini merupakan hal yang relative dimana setiap orang akan mengalami fase atau tahapan yang berbeda, misalnya beberapa orang mungkin sudah bisa memutuskan untuk menikah tanpa melalui beberapa tahapan ini. Misalnya ketika menemukan pasangan yang dinilai tepat, langsung dilakukan lamaran atau memberikan cincin tunangan dan menentukan tanggal pernikahan. Nah, biasanya buat kamu yang tumbuh besar dilingkungan keluarga menjunjung tinggi norma agama, biasanya penekanan pemilihan pasangan hidup dilakukan sesuai ajaran agama.
Memang setiap agama memiliki aturan yang berbeda berkaitan dengan memilih pasangan hidup. Contohnya adalah dalam agama Islam. Pada masyarakat yang memegang kuat nilai-nilai keislaman biasanya tidak memilih pasangan melalui pacaran. Ini karena nilai pernikahan dalam Islam sebagai ibadah sehingga Islam juga membatasi tata cara pergaulan antara laki-laki dan perempuan sebelum menikah. Di dalam agama Islam sangat melarang keras pacaran karena akan mendekatkan seseorang kepada hal-hal yang diharamkan. Lalu bagaimana pengaruh parenting dan pemilihan pasangan hidup menurut Islam? Orang tua yang memegang teguh nilai-nilai keislaman biasanya akan cenderung mengarahkan anak-anak mereka untuk memilih pasangan hidup melalui ta’aruf. Ini adalah peoses pemilihan pasangan hidup dimana seseorang dibantu oleh orang lain atau lembaga yang dapat dipercaya sebagai perantara untuk memilih pasangan sesuai dengan kriteria yang diinginkan sebagai proses awal menuju pernikahan. Proses ini dilakukan tanpa interaksi yang intensif antara pasangan. Proses ini cenderung berlangsung singkat dan dijalani tanpa diketahui banyak orang.
Poin penting yang harus diperhatikan adalah bahwa dalam memilih pasangan hidup adalah dengan menilai berbagai macam hal untuk mendapatkan persamaan atau kecocokan. Selanjutnya seseorang akan mengevaluasi kecocokan dalam hal peran lawan jenis sebagai pasangan. Penilaian ini biasanya didasarkan pada harapan dan nilai-nilai seseorang terhadap tipe pasangan dan hubungan pernikahan yang diinginkan. namun demikian, setiap orang juga memiliki kriteria dan proses yang berbeda antara satu dengan lainnya. Pengalaman masa kecil, lingkungan keluarga tempat ia dibesarkan, kasih sayang yang didapatkan selama masih kecil, pengalaman menjalin hubungan dan hal-hal spesifik lainnya tentu saja sangat berpengaruh terhadap pola pemilihan pasangan setiap orang. Sebagai contoh, anak yang diabaikan dan kurang kasih sayang selama masa tumbuh kembangnya, biasanya mereka akan cenderung menjadi pribadi yang posesif, pribadi yang demikian ini cenderung sulit untuk bisa ditolenrasi oleh orang yang memiliki pribadi extrovert. Sehingga mereka yang posesif ini cednerung sulit untuk bisa berhasil ketika menjalani hubungan dengan orang yang extrovert. Sebaliknya, orang yang cukup perhatian dan kasih sayang mereka cenderung akan lebih mudah untuk memahami kondisi lingkungan, tidak egois, lebih terbuka dan tentu saja tidak posesif.
Jadi bisa disimpulkan bahwa parenting sangat berpengaruh terhadap pemilihan pasangan hidup. Bagaimana seseorang memilih dan mendapatkan pasangan hidup adalah dibentuk bagaimana pola asuh dan lingkungan keluarganya. Semakin baik lingkungan keluarga dimana kasih sayang anak terpenuhi, maka akan semakin bagus pula kualitas anak yang dihasilkan, demikian juga pengaruhnya dalam pemilihan pasangan hidup kelak.
Selain memilih pasangan hidup, hal lain yang tidak kalah penting adalah mempertahankan dan mengokohkan hubungan dalam pernikahan. karena pernikahan bukanlah hal yang sederhana. secara umum dalam kehidupan pernikahan dibagi menjadi empat fase diantaranya adalah:
• Masa Pengantin Baru
Pasti kamu pun tahu ini adalah masa hangat-hangatnya dalam hubungan pernikahan, tapi ini juga bisa menjadi fase yang panas jika tidak disikapi dengan benar. Masa ini dimulai setelah ijab qabul dan penyematan cincin nikah dan berakhir pada lahirnya anak. Pada tahap ini pasangan melakukan penyesuaian diri. Pada fase ini, kamu dan pasangan mulai belajar untuk menerima identitas peran sebagai suami dan istri sambil berusaha mengatasi perbedaan masing-masing. Pada fase ini jugalah perceraian cenderung mudah terjadi, terutama bila kamu maupun pasangan cepat sekali menemukan ketidakmampuan role-making. Pasangan yang berhasil melewati masa ini biasanya belajar untuk mentoleransi ketidaksempurnaan pasangan dan berkomitmen untuk terus mempertahankan pernikahan dan mengatasi masalah sebagai pasangan.
• Masa menjadi orang tua
Fase ini dimulai sejak anak pertama lahir. Peran baru sebagai orang tua seringkali bisa menumbuhkan perasaan kedekatan pada pasangan. Tapi pada kondisi tertentu dimana pasangan tidak bisa menerima masing-masing tugas dan tanggung jawab, hal ini juga bisa memicu permasalahan serius. Hal-hal yang perlu dilakukan oleh pasangan pada masa ini agar dapat mempertahankan kelekatan dan kepuasan pernikahan.
• Periode pernikahan jangka menengah
Fase ini dimulai saat anak-anak melalui masa remaja hingga meninggalkan rumah. Hal ini dapat mengakibatkan pasangan mengalami stres. Namun bisa juga fase ini justru memberikan kesempatan untuk memperbarui rasa kebebasan dan keintiman. Tentu saja semua tergantung dari bagaimana kamu dan pasangan memandang dan menghadapi fase ini.
• Pernikahan jangka panjang
Pernikahan disebut berhasil apabila telah sampai pada fase ini. fase ini terjadi ketika pasangan mulai memasuki masa usia pensiun sampai meninggalnya salah satu pasangan. Setelah berada pada fase ini, biasanya kamu dan pasangan akan memiliki ikatan yang khusus karena telah bersama sekian lama.
Memang pernikahan bukanlah hal yang sederhana, tapi bukan juga hal yang sulit. Semuanya adalah tergantung bagaimana kamu menilai, menjalani dan menghadapi permasalahan yang muncul. Tapi sekali lagi harus diingat bahwa pemilihan pasangan hiduplah yang nantinya akan menentukan bagaimana masa depan kehidupan pernikahan kamu dan pasangan. Jadi lebih selektiflah dalam memilih pasangan hidup.

Advertisements

Manfaat Melakukan Perjalanan Bersama Anak

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa melakukan perjalanan atau traveling sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Traveling sendiri juga sebenarnya merupakan salah satu kebutuhan, terutama untuk kamu yang sudah sangat jenuh menjalani rutinitas harian yang monoton, membosankan dan menguras banyak energy. Melakukan perjalanan juga tidak hanya bermanfaat untuk membantu Anda dalam merefresh otak dan pikiran saja, tetapi ada juga banyak manfaat lainnya yang bisa didapatkan dengan melakukan perjalanan, tidak terkecuali juga untuk Anda yang sudah berkeluarga. Melakukan perjalanan bersama anak terbukti mampu memberikan banyak sekali manfaat, terutama manfaatnya untuk anak-anak.
Dengan melakukan perjalanan bersama anak, maka kita bisa mengajarkan banyak hal terhadap anak-anak tentang kehidupan. Ini adalah kesempatan anak-anak untuk melihat dunia dalam arti sebenarnya dan berinteraksi dengan banyak orang, mengenal budaya dan aturan. Bahwa melakukan perjalanan dengan anak-anak juga bisa menjadi media untuk mengajarkan disiplin waktu juga akan terjadi saat melakukan perjalanan bersama anak-anak.
Kamu tidak perlu lagi khawatir akan mengalami kerepotan saat melakukan perjalanan dengan anak, karena saat ini juga ada banyak sekali paket tour yang menawarkan paket wisata keluarga. Selain lebih praktis dan aman juga ada banyak sekali pilihan paket yang diberikan, mulai dari harga, tempat tujuan dan masih banyak lagi lainnya. Banyaknya pilihan yang diberikan juga tentunya akan membuat kamu lebih mudah dalam memilih jenis paket wisata manakah yang paling diinginkan, sesuai dengan selera ataupun budget yang dimiliki. Tentu saja ini akan sangat menarik, karena kemanapun tempat tujuan wisata Anda semua bisa dilakukan dengan paket tersebut, baik itu wisata lokal, wisata domestic bahkan juga wisata luar negeri.
Kembali lagi ke topic, memang tidak diragukan lagi bahwa melakukan perjalanan bersama anak memiliki banyak sekali manfaat. Lalu apa saja manfaat melakukan perjalanan bersama anak? nah, ini adalah daftar manfaat melakukan perjalanan bersama anak yang wajib kamu tahu:
1. Perkembangan Otak
Hanya sedikit yang mengetahui bahwa melakukan perjalanan bersama anak juga ternyata bisa memberikan manfaat pada perkembangan otak pada anak. Ini karena ketika berada di dalam perjalanan, kamu juga akan melatih dua system genetic yang berada di bagian limbic pada otak yang seluruhnya tidak dilatih ketika berada di rumah. Ini adalah Play system dan Seeking system.
Play system pada otak dilatih setiap kali melalui beberapa jenis permainan seperti misalnya pada saat menenggelamkan kaki anak kita ke dalam pasir, permainan tickling di kolam renang atau menggendong anak di punggung.
Nah, sementara Seeking system dilatih pada setiap kali anak-anak diajar pergi berjelajah misalnya ke hutan, ke pantai atau tempat petualangan lainnya.
Tahukah kamu bahwa sistem otak seperti ini ditemukan oleh seorang ahli syaraf dunia Profesor Jaak Pankepp dari Washington State University.
Pada saat melakukan perjalanan bersama anak, ini juga bisa memicu well-being neurochemicals termasuk oxytocin, opioids dan dopamine. Senyawa tersebut dapat mengurangi stess dan menghangatkan suasana kamu bersama anak, meningkatkan rasa rendah hati diantara sesama dan perasaan saling mencinta.
2. Membangun kemampuan konsentrasi
Para peneliti telah mengungkapkan bahwa perkembangan pada perhatian anak dan konsentrasi setelah berada di alam hanya dalam 20 menit saja. Bermain dengan alam ditemukan memiliki manfaat yang lebih baik dari pada obat-obatan untuk para anak . tidak hanya itu saja, ada juga bukti lainnya yang datang bersama ketika sedang berada di dalam dapat menenangkan tubuh, temasuk menurunkan tekanan darah dan hormone stress hingga kolesterol. Jadi dengan melakukan perjalanan bersama dengan anak juga akan membantu kamu untuk menjadi lebih sehat lagi. ini juga akan menjadi cara yang ampuh untuk merefresh kembali otak setelah penat dengan rutinitas harian, misalnya Anda dari kepenatan di kantor dan anak-anak dari penatnya tugas di sekolah.
3. Menyerap nilai-nilai kehidupan
Tahukah kamu bahwa melakukan perjalanan bersama anak dengan mengambil paket liburan juga tidak hanya retorika, tetapi kau juga bisa menunjukkan secara langsung bagaimana manusia menjalani hidup dan apa yang terjadi secara nyata oleh masyarakat di tempat-tempat yang dikunjungi. Sambil menghabiskan waktu berkualitas bersama anak, kamu juga bisa berdiskusi ringan tentang makna interaksi atau fenomena tertentu bersama anak. sehingga anak-anak juga akan mampu untuk menyerap nilai-nilai kehidupan.
4. Belajar bertanggungjawab
Manfaat lain yang bisa kamu berikan untuk anak dengan melakukan perjalanan bersama adalah melatih anak untuk lebih betanggung jawab. Ini karena ketika anak diajak untuk ikut merencanakan dan mempersiapkan perjalanan, maka secara tidak langsung kamu juga telah melatih anak untuk bertanggungjawab terhadap pilihannya sendiri. Satu contoh adalah ketika kamu dapat mengajarkan cara berkemas kepada anak dan barang apa saja yang harus dibawa dan tidak boleh dibawa. Dengan mengajarkan ini maka anak juga akan belajar bertanggungjawab pada dirinya sendiri.
5. Menghargai perbedaan
Ini nih yang tidak kalah penting. Dari banyaknya daftar manfaat melakukan perjalanan bersama anak, kamu akan lebih mudah untuk mengajarkan kepada anak untuk menghargai setiap perbedaan. Ini berkaitan dengan geografi, budaya, bahasa, agama dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat yang berdomisli di tempat tujuan perjalanan. Semakin berbeda dengan kondisi asalnya, maka anak juga akan bisa untuk melihat bahwa di dunia ini tidak hanya ada satu cara pandang. Tentu saja cara ini akan mempu untuk memberi modal pada anak terutama ketika mereka dewasa nanti untuk selalu menghargai perbedaan.
Memang melakukan perjalanan bersama anak akan menjadi hal yang sangat menyenangkan sekaligus juga mungkin akan menjadi perjalanan yang cukup merepotkan. Karena itu, kamu juga harus merencanakan semuanya dengan matang dan memastikan bahwa semuanya sudah dalam track. Membuat daftar checklist barang-barang yang harus dibawa adalah hal penting yang sebaiknya tidak kamu lewatkan. Tidak hanya itu saja, memperhatikan keamanan dan kenyamanan anak juga sama pentingnya, apalagi untuk anak-anak usia balita dimana mereka cenderung akan menjadi rewel ketika berada dalam suasana yang tidak nyaman.
Cara termudah yang bisa dilakukan untuk menyiasati berbagai permasalahan yang mungkin timbul selama Anda melakukan perjalanan bersama anak adalah dengan memilih dan hanya mempercayakan rencana perjalanan kamu ini dengan agen atau paket wisata yang professional dan terpercaya. mereka pasti akan sangat menjaga kualitas dan mengutamakan kepuasan para klien. Tidak hanya itu saja, semua hal yang dibutuhkan selama akomodasi perjalanan juga tentunya akan diatur dengan baik oleh mereka, misalnya tempat penginapan, tempat-tempat mana saja yang dikunjungi dan bahkan juga makanan. Jadi kamu tidak perlu lagi repot untuk menyiapkan itinerary yang panjang. Tapi sekali lagi pastikan bahwa kamu hanya memilih paket tour yang terbaik, berpengalaman, professional dan terpercaya.